Setelah dua hari berturut-turut membuat rekor, pulang lebih malam dari abang, jam 11 malam dari kantor (dia kemaren hanya jam 10 malam saja)..
Alhamdulillah akhirnya besok liburan………… pulang cepet ah nanti sore ![]()
Thanks God It’s Friday!
April 25, 2008
TGIF
April 23, 2008
Gerai Samsat di Artha Gading
Aha, akhirnya saya punya waktu juga untuk memposting pengalaman saya mengurusi pembayaran pajak mobil di Gerai Samsat di mall (Artha Gading).
Awalnya saya memilih membayar pajak di sini daripada di kantor polisi atau mobil keliling adalah.. karena saya tidak tahu di mana lokasinya yang dekat kantor saya di Jakarta Pusat
Selain itu, image saya tentang kantor polisi adalah penuh polisi-polisi yang menawarkan jasa untuk calo (males banget kan). Terus, pelayanannya jutek.
Jadilah saya ke Gerai Samsat yang di Artha Gading. Tampilan luar memang bagus, tapi juteknya tetep aja. Jadi dokumen-dokumen saya itu disimpan di Bandung, dan diantar khusus oleh orang dari Bandung ke Jakarta, yang juga menemani saya mengurus pajak. Saya isi formnya, kemudian diuruslah form itu oleh orang dari Bandung itu ke petugasnya. Ternyata dokumennya belum lengkap, tapi cara menyampaikannya itu lho, mentang-mentang menurut perkiraan dia yang mengurus ini adalah supir, dia ngomongnya begini “Pak, tolong bilang ya, Pak Polisi tidak mau menerima dokumen seperti ini blablabla”. Saya langsung datang ke kasirnya, langsung saya sampaikan juga masalahnya dengan nada jutek. Lha iya lah, saya kan pelanggan gitu lho, saya yang bayar. Mau ada masalah apapun harusnya mereka menjelaskan dengan ramah, tidak sok sombong gitu. Baru deh nada suaranya agak berkurang tingginya. Karena dokumen kita belum lengkap, harus balik ke Bandung lagi nih untuk mengurus tambahannya. Sebelum kita pergi, kita sudah tanya nih, apa saya sebagai pemilik harus ikut ke sana lagi atau tidak, karena saya kan kerja. Katanya tidak perlu, bisa diurus siapa saja. Ya sudah, kita pun pulanglah..
Dua hari kemudian, kita ke sana lagi. Saya ikut, karena saya khawatir yang dari Bandung ini tidak hafal jalan ke Artha Gading. Tapi karena sebelumnya sudah dibilang bahwa siapapun bisa mengurus, saya pun jalan-jalan saja ke Valino Donna, terus JCo dan membiarkannya mengurusi ke atas. Belum lama, saya ditelepon. Katanya saya harus muncul di sana, karena si petugasnya tidak mau menerima bayaran kalau tidak muncul. Lha, kan jadi bingung lagi, kemaren bilangnya gapapa sekarang bilangnya saya harus muncul??
Setelah saya muncul, terus dia bilang gini (petugas yang kemaren juga) “iya, kalau mau diwakilkan harus pakai surat kuasa dong <jutek mode>”. LHA, BILANG DONG DARI KEMAREN!!!! How do we know gitu lho, elu gak bilang gitu dua hari yang lalu.. duodol….
Pokoknya saya paling tidak terima kalau saya sebagai pelanggan malah dijutekin atau disia-siakan. Tidak hanya kali ini saja saya manyun di depan kassa, di Kentucky Km 57 Cikampek juga pernah, karena antrian saya disalip orang dan si mbak-mbaknya cuek aja (udah gitu lama lagi!). Terus di CS Satelindo juga, setelah dengan semena-mena mereka memutuskan matrix saya, karena mereka menganggap saya belum bayar –> lha saya kan bayar pakai debet kartu kredit, mana saya tahu debetnya gagal atau tidak??? Sudah gitu proses menghidupkannya lagi pun makan waktu 1 hari. Gubrak deh.. rasanya benar-benar dianiaya..
Kartu Halo..
Akhirnya saya menggunakan juga jatah kartu Halo saya dari kantor, padahal kartu itu akhir bulan ini tidak akan dibayari kantor lagi pemakaiannya. Berawal dari kesebalan saya akan matrix yang sudah saya ungkapkan panjang lebar di sini, maka saya memutuskan untuk “uji coba” kartu Halo yang saya punya.
Hasilnya? Saya sangat puaaaasss…. tidak ada masalah kesulitan saat akan menelepon (padahal sinyalnya full lho) seperti yang biasa terjadi kalau menggunakan MATRIX + DOPOD 838 PRO. Tidak ada juga kehilangan sinyal kalau saya mampir-mampir ke kantor abang. Masalah harga… yah rasanya sih tidak beda-beda jauh sama Satelindo.
Dan ternyata, nomor korporat ini bisa dialihkan menjadi nomor personal. Tadi saya sudah isi formnya. Tau gitu sih, sejak saya dapat kartu ini (akhir Des tahun lalu) sudah saya pakai saja tuh…. Awalnya saya malas pakai, karena waktu saya dapat kartu itu, saya sudah diisukan akan pindah ke fungsi lain, sehingga nota bene kartu itu harus saya serahkan kembali ke kantor. Saya kan malas kalau harus ganti dari Satelindo ke Halo, terus kalau jadi pindah dalam waktu dekat ganti lagi ke nomor lama. Capek mengirimkan info ke setiap orangnya.
Jadi dalam 4 bulan terakhir ini lumayanlah, saya ikut berperan dalam menghemat anggaran perusahaan hehehe…
April 15, 2008
April 14, 2008
Sale Valino Donna
Last Friday saya ke Mall Artha Gading (untuk kedua kalinya dalam seminggu). Ini karena saya akan membayar pajak mobil tertjintaku di Gerai Samsat yang baru berdiri di sana sejak April. Posting tentang Gerai Samsat ini saya ceritakan di posting lain saja ya.
Saya ke sana ditemani orang dari Bandung, yang kemudian ke lt 2, mengurusi pembayaran pajak tsb. Sementara itu, saya tau-tau tertarik sama gerai Valino Donna (yang ada di dekat JCo, lt bawah). Ternyata sedang SALE. Berhubung saya sudah lamaaaaaaaaaaaaaaaa sekali tidak beli baju (baik baju kerja ataupun main), dan karena baju-baju Valino Donna biasanya cukup menyenangkan (tidak terlalu pendek, karena saya tidak suka baju pendek, ngga enak sekali dilihat orang), saya pun masuk.
Memang banyak salenya, ada yang 50%, ada yang 70%, untuk baju-baju yang harganya di atas Rp 200rb. Tidak seperti sale di Executive atau Accent, di mana yang di sale baju-baju yang jelek, ini yang di sale bajunya cukup oke. Semula saya cuma melirik kemeja-kemeja, tapi kok rasanya biasa saja. Sampai tau-tau mata saya tertumbuk ke baju yang model baju muslim dari katun, tapi pakai hiasan brokat. Manis banget deh. Saya tanya sama mbak yang jaga, katanya harganya Rp 50 rb satu.
Hah? Beneran nih 50 rb?? Serasa dapat durian runtuh, saya coba di ruang ganti. Oke banget, ya udah, saya ambil 4: dua untuk saya (hijau dan coklat) ukuran 14 hehe, satu untuk bos lama saya ukuran 12 (karena doi juga suka beliin baju kalau cocok untuk saya), dan satu lagi untuk adik saya (ukuran 12). Terus saya lanjutkan searching-searching kemeja yang juga sedang sale, dapat Harry Martin ukuran 14.5, untuk si papih (turun harga, dari > RP 200 rb jadi Rp 60 rb saja).
Pas ke kasa.. jreng-jreng.. guess what, baju-baju yang katanya harganya Rp 50 rb itu, ternyata harganya Rp 29.500 EACH!!! (means.. diskonnya berapa tuh, karena harga bajunya seharusnya > Rp 200 rb each) Dan total general belanja saya, 5 baju, hanya Rp 186 rb saja. Waaaahhh senangnyaaa.. berarti rata-rata bajunya hanya Rp 37.500 dooonggg….
Benar-benar value for money sekali. Alhamdulillah, di saat sedang butuh baju malah nemu sale yang bajunya bagus-bagus banget.. Makasih ya Valino Donna…
