.: everybody has secrets – continue :.

January 24, 2008

Iring-iringan Pengantar Jenazah

Filed under: lain-lain — cepi @ 1:12 pm

Judulnya serem ya?🙂

Saya bukan mau membahas ‘jenazah’nya, tapi membahas perilaku ugal-ugalan pengantarnya. Baru saja di Metro TV ada berita “Pengantar jenazah di kota Makasar bentrok dengan mahasiswa, karena sewaktu melewati rombongan mahasiswa mereka melempari mahasiswa dengan batu. Mahasiswa pun membalas. Perilaku pengantar jenazah memang sering ugal-ugalan di lapangan … <continued>”

Saya sendiri beberapa kali berpapasan dengan iring-iringan pengantar jenazah ini. Ciri-cirinya mudah dikenali, berombongan, biasanya banyak yang menggunakan sepeda motor, tidak pakai helm, membawa bendera kuning, mengklakson, meneriaki dan memaksa pengendara lainnya untuk minggir sambil mengayun-ayunkan bendera kuning dengan sikap mengancam. Saya tidak habis pikir, bagaimana ‘perasaan’ orang yang sudah meninggal yang sedang mereka kawal? Bukankah kalau sudah meninggal, sebaiknya tidak usah buru-buru untuk ke kuburan sehingga harus mengusiri semua pengguna jalan ke pinggir (mending kalau memang macet, ini jalannya sepi). Saya bisa mengerti perilaku mereka kalau yang diangkut adalah orang yang masih hidup, sedang luka parah dan dalam keadaan emergency. Tetapi untuk pengantar jenazah ini, saya tidak habis pikir.

Kemungkinan yang terlintas di pikiran saya adalah, kembali lagi, mereka adalah tipikal manusia Indonesia yang senang mendapat kesempatan ‘melanggar’ peraturan lalu lintas, dan merasa sok kuasa atas yang lain. Manusia yang senang merusak dan anarkis (makanya banyak demo dan tontonan bola berakhir rusuh). Atau itu adalah pelampiasan dari hidup keseharian mereka yang memang sudah banyak masalah terhimpit masalah ekonomi? Entahlah, kalau masalah ekonomi dijadikan pelarian, walau sudah kaya sekalipun sebenarnya tidak menjamin batin menjadi tenang.

Tindakan yang saya ambil biasanya, daripada cari masalah, lebih baik minggir saja. Toh dilawan malah akan rugi sendiri (mobil rusak, debat kusir gak jelas, mending kalo ngga dihajar oleh mereka hehe). Semoga perilaku mereka menjadi lebih baik di masa datang, atau polisi dapat bertindak tegas dengan menindak anarkis-anarkis yang seperti ini.

2 Comments »

  1. Gini lho cep…
    Kalo ga salah menurut aturan Islam, orang yang meninggal itu harus secepatnya dimakamkan. Mungkin itu yang dijadikan alasan kenapa para pengiring jenazah itu sok-sokan menganggap jalanan itu khusus buat dirinya. Sebenernya itu ga boleh dijadikan alasan buat mereka bertindak anarkis.
    Gue sendiri juga beberapa kali mengalami tersingkir dari jalanan karena iring – iringan jenazah. Memang menyebalkan sekali. Udah gitu tindakannya kan suka anarkis, mereka bawa-bawa tiang yang dikasih bendera kuning yang seharusnya menandakan bahwa mereka pengiring jenazah. Tapi gue pernah ngelihat mobil di depan gue digebuk pake tongkat itu karena ga mau minggir. Itu kan sungguh keterlaluan.
    Kalo kata gue sih, mendingan mereka nyewa voor raider (or apa itu namanya – motor polisi yang pake ‘ngiung – ngiung’ kalo emang mau cepet, daripada anarkis.

    Comment by tifaraya272 — January 26, 2008 @ 2:49 pm | Reply

  2. Kalo nyewa voor raider kali senengnya pawai berkurang yah. Saya kok bersuuzon, bahwa ‘fun’-nya mereka itu terletak pada perasaan berkuasa karena beramai-ramai konvoi, sehingga dapat melanggar hak-hak pemakai jalan lainnya juga.

    Comment by cepi — January 28, 2008 @ 2:32 pm | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: