.: everybody has secrets – continue :.

July 30, 2011

8 Months Fathan

Filed under: 1 — cepi @ 11:38 pm

Hwaaaa saking lamanya gak nulis blog, sejak terakhir hamil 6 bulan, niy Fathan udah 8 bulan sajah. Soalnya nulis blog adalah kegiatan dengan prioritas kesekian, karena sekarang semenjak punya Fathan, prioritas pertama adalah Fathan, kedua bekerja di kantor demi sesuap nasi dan membaktikan diri pada negara *taelah..* dan ketiga beres2 rumah.
Okeh lah.. demi singkatnya saja (agar saya suatu hari nanti juga tidak kehilangan track dengan milestone-nya Fathan), tanggal 25 November 2010 yang lalu (atau dua hari menjelang due date sajah) alhamdulillah telah lahir melalui SC Fathan Putra Ryvia, berat 3,6 kg, panjang 51 cm di RS Hermina Pasteur Bandung. Kenapa harus SC, karena kepalanya gak mau turun-turun, padahal emaknya udah flek sejak kemarinnya. Kita belum sempat pulang ke rumah, Fathan sudah kuning dan disinar biru sekitar 3 hari. Baru seminggu kemudian kita bisa pulang ke rumah (Bandung).
Sejak sebelum hamil, saya bertekad memberikan asi ekslusif untuk Fathan. Tapi apa daya, entah karena saya kecapean, atau karena makanan selama hamil kurang dijaga, walaupun sesudah melahirkan badan sudah dibombardir dengan daun katuk, sayur bayam (pokoknya yang hijau2), susu ultra, susu menyusui, gak pake diet2an pokoknya makan sampe kenyang, sempat konsul ke klinik laktasi Hermina juga, makan berbagai macam vitamin (Folamil Genio, Cavit D3, Molocco B12 dan sekarang ditambah Lancar ASI which is ekstrak daun katuk), teuteup ga bisa ekslusif. Yo wis lah, yang ada disyukuri, yang kurang ditambah sufor (saya memutuskan tidak donor asi btw).
Di awal-awal kehadiran Fathan, saya sempat stress. Soalnya dia sering banget nangis.. entah karena kepanasan (rumah di Bandung emang agak panas), ataukah masih lapar, kita sering gak jelas. Jadi dalam dua bulan pertama itu saya sama mama udah sama sama kurang tidur deh. Proses menyusui juga masih agak tersendat2, soalnya Fathan tipikal yang “riweuh”, susah banget disuruh minum susu dengan tenang. Jadi mau nyusu aja kayak mau berantem *lap peluh*.
Urusan imunisasi.. secara ditanggung kantor semua, lengkap sesuai program.
Perkembangannya.. memang top banget. Alhamdulillah dia jarang sakit, sampai saat ini baru sekali kena demam (karena tumbuh gigi), dua kali pilek (termasuk sekarang masih meler ajah). Oh dan dulu dia sering belekan matanya hihihi.. kalo dibaca-baca sih katanya karena saluran air matanya belum sempurna, jadi ya suka belekan gituh. Tapi trus ilang sendiri lama-lama. Sempat mengalami kegemukan (heheheh kalo liat fotonya yang kegemukan, aku sampai takjub karena waktu itu gak nyadar kalo dia segemuk itu). Terakhir ditimbang 7 bulan beratnya 10 kg… Ga tau yah kalo sekarang, dua minggu lagi kita timbang lagi karena mo imunisasi.
Perkembangan lainnya kalo ngeliat buku What to Expect The First Year, di atas rata-rata. Sejak umur 1 bulan dia ga mau digendong melintang, maunya tegak (menghadap belakang). Terus entah dapet ide dari mana, umur 2 bulan dia lebih suka digendong tegak hadap depan. Yang gendong.. gemporrr.. karena gendong gaya ini adalah gendong yang paling cape😦 Sudah gitu, dia gak mau digendong pake kain, pasti nangis. Sayangnya, masa-masa ini dia demennya digendong, gak mau ditaro di bawah. Masa-masa ini, tidurnya sangat tidak teratur, suka suka dia aja. Bisa jadi sepanjang siang tidur, malem-malem dari jam 10 malem mulai bangun sampai pagi.. walau saya sudah berusaha menyesuaikan jam tidur ngikutin dia, tetep aja susah.
Tanya sana sini, katanya harus diset up suatu “rutinitas” biar tidurnya juga “rutin”. Contoh: mandi dua kali dibuat di jam yang sama setiap harinya, misalnya jam 9 dan jam 4 sore. Oh ya, waktu seumuran ini dia bener-bener gak suka yang namanya dilap, mandi, ataupun ganti pampers. Seringnya nangis *keluh*..
Masuk umur 2.5 bulan, pindahlah ke Tangerang. Saat ini, saya mulai dibantu baby sitter yang dibawa dari Bandung. Tapi mama tetep ikut tinggal juga, karena gak tega ninggalin cucu pertama cuma sama baby sitter sepanjang hari sementara emak bapaknya kerja hehe.. Alhamdulillah baby sitternya cukup bisa “menekel” Fathan.. dan bahkan akhirnya Fathan pun bisa tidur dengan teratur.. jam 8 or jam 9 malem sudah bobo, dan kalau lagi bagus bisa sampai pagi gak bangun-bangun.
Satu hal yang dia sangat terlambat, dia gak suka tengkurap. Sudah sering dicoba, tapi teteup dia marah-marah. Jadinya disaat orang-orang umur 4 bulan sudah bisa tengkurap atau guling-guling, dia masih anteng aja tidur hadap atas, tapi dia sudah bisa duduk with support, dan juga sudah suka lonjak2 kalau kita pegang ketiaknya. Memang punggung dan kepalanya sendiri sudah bisa ditegakkan sejak lama.
Bulan-bulan ke-4 dan 5 dia mulai suka “ngesot”, duduk sambil menyeret2 kaki. Dan akhirnya bulan ke-6 dia baru bisa tengkurap dan guling-guling, dan langsung saja dilanjutkan dengan merangkak. Sekarang merangkak sangat lancar jaya, kalo ketemu korsi ato apapun yg bisa dijadikan pegangan maunya langsung pegang terus berdiri, tinggal kitanya aja yang panik panik ngejar, karena kadang ancang-ancangnya belum bagus, takutnya terhempas. Sejak bisa merangkak, hobinya mendekat ke daerah2 “terlarang”, such as dish dryer panasonic (kebetulan ditaro di bawah karena gak ada tempat), terus dispenser aqua (untung kabel gak pernah dicolokin jadi gak ada air panas). Belum lagi seneng banget menjilat-jilat segala sesuatu haduh.. mulai dari mainannya, senderan kasur, tali guling, dan juga nggigit2 kita (hadehh..)
Ngomong2 tentang ngigit, giginya sekarang sudah 6. Dua gigi pertama di bawah tengah tumbuh di bulan ke-5 minggu ke-4. Terus vakum sekian lama, dan bulan ke-7 tumbuh 4 gigi sekaligus, dua di bawah tumbuh duluan, dilanjut dua di atas. Alhamdulillah tumbuh gigi kedua gak pake demam, cuma malem-malem aja suka bangun setiap dua jam sekali. Walhasil emaknya capek jaya di kantor.. ngantuk tenan…
Satu hal yang sepertinya agak terlambat, dia kurang suka ngoceh. Kalo ketawa-ketawa sih sudah sejak umur jalan 3 bulan, dia sudah bisa ketawa-ketawa dengan bersuara (sebelumnya mah utk dapet senyumnya musti nunggu tidur dulu, kadang kalo bobo suka senyum sendiri). Terus bulan ke-4 dan 5 suka ngoceh2 gak jelas, sekarang bener2 doyannya ketawa doang. Entahlah, apa dia konsentrasi penuh sama kemampuan kaki-kakinya dulu, tapi ya sudahlah kita jabani saja..
Mengenai makanan… sejak awal saya mengupayakan agar Fathan tau bahwa makan itu diam di tempat, bukan sambil digendong dan jalan-jalan, apalagi lari-lari. Jadi saya belilah booster chair. Awal2 MPASI di bulan ke-6, dia exited banget duduk di situ. Tapi semakin ke sini semakin bosen kayaknya.. walhasil kalo nyuapin kudu penuh trik dan gaya biar makanannya bisa habis😦
Setelah gagal ber-asi ekslusif, saya mengupayakan agar Fathan dapat makan makanan rumahan dengan prinsip “no gula garam sampai minimal 1 tahun”, bukan instan such as bubur m***a, c*****c, s*n, dll. Konsekuensi sebagai ibu bekerja, waktu tidur pun terkurangi. Alhamdulillah sampai saat ini masih bisa memenuhi tekad itu. Bulan ke-6 Fathan makan hanya puree buah. Masuk bulan ke-7 baru bubur beras + sayur2 kukus yang dihaluskan. Bulan ke-8, barulah praktek bikin bubur dari beras (seumur-umur saya belum pernah buat bubur lho). Sampai saat ini saya masih mencoba mencari gaya masak yang paling enak buat Fathan. Besok mau nyobain salmon, semoga bisa lulus tanpa alergi…

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: